Sangalaki – The Mantaray’s Playground

“Ayo semua kembali ke kapal, ada manta terlihat di permukaan sana!” Teriak salah satu local guide kami di pulau Sangalaki. Jujur, saya yang saat itu sedang bermain bersama tukik (bayi penyu yang baru menetas) tidak terlalu bersemangat dengan “ajakan surgawi” itu. Bukan karena saya tidak suka dengan manta, tapi justru karena saya sangat ingin melihatnya dan berenang di dekatnya, sementara reputasi saya untuk bertemu dengan makhluk-makhluk laut eksotis sangat buruk. Jadi daripada terlalu berharap dan kecewa, mending jaim dulu aja!

Ini adalah percobaan ketiga saya untuk bertemu dengan manta. Tahun 2014 di kepulauan Komodo, saya gagal bertemu mereka karena letusan gunung Sangiang tidak mengijinkan semua kapal untuk melaut. Sementara tahun 2015 di Nusa Penida, kami datang di waktu yang salah, saat gelombang tinggi dan arus di sana sedang kencang-kencangnya, sampai saya berpikir hanya anggota Kopassus dan Basarnas yang sanggup berenang di sana saat itu. Dan bahkan baru saja pagi tadi kami gagal bertemu dengan whaleshark di Talisayan karena lagi-lagi kami datang di saat yang tidak tepat (whaleshark tidak akan muncul ke permukaan saat sedang bulan purnama).

Tapi toh saya tetap “malu-malu” berharap bisa bertemu manta di sini. Kapal mulai melambat, tiba-tiba Hero teriak “itu dia keliatan dari atas sini!”. Hah, mana, manaaa… Mau liattt! Ah iya itu dia… Saya segera pasang masker, snorkel, dan fin, sementara Hero dan guide kami, Hady sudah terjun entah kemana.

Saya terjun, tapi biar bagaimanapun saya tak mau gegabah. Cek arus… Kencang, tapi masih manageable. Rule number one saat freedive, never freedive alone! Saya segera cari buddy. Hero dan Hady sudah entah di mana, tapi Agni dan Ajeng akan segera turun. Ok, aman… Saatnya mencari manta.

Where are you? I’m pretty sure you guys around here… Saya celingukan kiri-kanan di dalam air, saat seekor manta datang mendekat dari sebelah kanan saya. Selama beberapa detik, saya cuma diam dan melihat makhluk itu “terbang mengepakkan sayap” di dalam air. Ok fokus! Saya segera menyalakan actioncam saya di mode video dan mengejar manta itu. Dia berenang dengan sangat cepat, saya hampir menyerah mengejar… Dan tiba-tiba dia berbalik arah begitu saja. Dia berenang ke arah saya, berada sangat dekat, sampai saya bisa melihat matanya melirik ke arah saya. Saya segera menghindar ke atas karena dia sama sekali tak berusaha menghindar walaupun ada saya di hadapannya, dan selama beberapa saat saya berenang hanya sekitar 50cm di atasnya. Sangat dekat sampai saya pikir saya bisa memeluknya dari atas (yang tentu saja tidak saya lakukan).

Mantaray of Sangalaki

Saya terus mengikuti ke mana manta itu berenang, saat tiba-tiba beberapa ekor manta lain datang menghampiri. Waw, this is manta’s playground!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *